ANALISIS STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH
1. Dimensi dan Layout Dinding Penahan Tanah (DPT)
Gambar 1.1. Geometri Eksisiting DPT Blok A
Gambar 1.2. Geometri Eksisiting DPT Blok D
Gambar 1.3. Layout Plan
2. PERATURAN/CODE
2.1 Peraturan
a. Tata Cara Perencanaan Pembebanan untuk Rumah dan Gedung (SNI-
1727- 2013)
b. Tata Cara Perencanaan Ketahanan Gempa Untuk Struktur Bangunan
Gedung dan Non Gedung (SNI-1726-2012)
c. Tata Cara Penghitungan Struktur Beton untuk Bangunan Gedung (SNI 2847
2013)
3. SPESIFIKASI MATERIAL
Spesifikasi material yang digunakan dalam analisis adalah sebagai berikut :
a. Mutu Beton DPT
Mutu Beton yang digunakan Untuk Analisis Struktur DPT menggunakan
mutu beton 15 MPa. Modulus elastisitas beton, E = 4700√15 =
18203,02 MPa.
b. Mutu Beton Secant pile
Mutu Beton yang digunakan Untuk Analisis Struktur Secant pile
menggunakan mutu beton 30 MPa. Modulus elastisitas beton, E =
4700√30 = 25742,96 MPa.
c. Mutu Baja Tulangan
- Baja tulangan polos U-24 (fy = 240 Mpa) untuk dimeter <D10.
- Baja tulangan ulir U-40 (fy = 400 Mpa) untuk diameter : ≥D10.
4. PEMODELAN STRUKTUR DINDING PENAHAN TANAH (DPT)
Pemodelan ini dilakukan dengan bantuan program PLAXIS. Elemen struktur
dimodelkan berdasarkan data hasil investigasi eksisting Struktur Dinding
Penahan Tanah, Hasil Sondir dan Pemodelan Perkuatan Secant pile. Adapun
hasil pemodelan struktur bangunan ini sebagai berikut :
Gambar 4.1. Pemodelan Eksisting DPT Blok A
Gambar 4.2. Pemodelan Eksisting DPT Blok D
5. HASIL ANALISIS STRUKTUR
5.1. Hasil Analisis Struktur DPT Blok A dan Blok D
Gambar 5.1. Deformasi pada DPT Blok A
Gambar 5.2. Tegangan efektif tanah pada DPT Blok A
Gambar 5.3. Deformasi pada DPT Blok D
Gambar 5.4. Tegangan efektif tanah pada DPT Blok D
5.2. Faktor Keamanan (Safety Factor)
Gambar 5.5. Faktor keamanan DPT Blok A
Gambar 5.6. Faktor keamanan DPT Blok D
6. PERKUATAN STRUKTUR DPT DENGAN SECANT PILE
Gambar 6.1. Pemodelan Perkuatan Secant pile Blok A
Gambar 6.2. Pemodelan Perkuatan Secant pile Blok D
Gambar 6.3. Deformasi pada Perkuatan Secant pile Blok A
Gambar 6.4. Tegangan efektif tanah pada Perkuatan Secant pile Blok A
Gambar 6.5. Deformasi pada Perkuatan Secant pile Blok D
Gambar 6.6. Tegangan efektif tanah pada Perkuatan Secant pile Blok D
Gambar 6.7. Faktor keamanan perkuatan Secant pile Blok A
Gambar 6.8. Faktor keamanan perkuatan Secant pile Blok D
7. PERKUATAN STRUKTUR DPT DENGAN PENAMBAHAN PASANGAN BATU
Gambar 7.1. Pemodelan Perkuatan Tambahan DPT Blok A
Gambar 7.2. Pemodelan Perkuatan Tambahan DPT Blok D
Gambar 7.3. Deformasi pada perkuatan tambahan DPT blok A
Gambar 7.4. Tegangan efektif tanah perkuatan tambahan DPT Blok A
Gambar 7.5. Deformasi pada perkuatan tambahan DPT blok D
Gambar 7.6. Tegangan efektif tanah perkuatan tambahan DPT Blok D
Gambar 7.7. Faktor keamanan perkuatan tambahan DPT blok A
Gambar 7.8. Faktor keamanan perkuatan tambahan DPT blok D
Berdasarkan hasil analisis struktur yang telah dilakukan terhadap DPT Balok A
dan Blok D, diperoleh kesimpulan sebagai berikut :
Tabel 8.1. Resume Faktor Keamanan Hasil Pemodelan PLAXIS
Tabel diatas menunjukan faktor keamanan (SF) hasil pemodelan pada
dinding penahan tanah (DPT) eksisting sebesar 1,3141 dan 1,0055, angka
tersebut di kategori tidak aman karena berada dibawah faktor keamanan
standar (SF < 1,5). Kemudian pada pemodelan dengan penanganan secant
pile diperoleh faktor keamanan sebesar 2,0725 dan 2,1032 artinya angka
faktor keamanan dengan menggunakan Secant pile dikategorikan aman (SF
> 1,5). Begitupula dengan penanganan tambahan DPT diperoleh faktor
keamanan sebesar 1,6671 dan 1,5599 dikategorikan aman (SF > 1,5).
Oleh karena itu dibutuhkan perkuatan struktur berupa pemasangan Secant
pile atau penambahan DPT untuk mencegah kegagalan dan keruntuhan DPT
eksisting.




























Komentar
Posting Komentar